Posted by Herman on Mar 17, '08 9:54 PM for everyone
Bukan bermaksud mengecam atau memprovokasi, saya menulis judul diatas karena tergerak untuk mengkritisi tingkah polah sebagian "okum masyarakat" muslim yang melakukan praktek-praktek kekerasan dalam menjalankan aksi-aksi mereka. Dengan  mengatasnamakan Jihad atau berjuang menegakan syariat agama mereka seakan akan-akan menghalalkan segala cara. Banyak fakta yang menunjukan bagaimana kekejaman kaum terroris yang mengatasnamakan Islam, ditingkat lokal saja, saya masih merasa ngeri dengan Islam Garis Keras "Amrozy CS" yang meluluhlantahkan Bali dengan Aksi Bom mereka. Belum lagi sempat juga marak aksi-aksi Anarkisme yang diusung oleh FPI (Front Pembela Islam) yang mengesampingkan hukum dan melanggar aturan dengan melakukan aksi-aksi tidak terpuji dan sweeping yang sebenarnya bukan hak mereka.

Baru-baru ini saya juga liat berita di Metro TV " (Metrotvnews.com, Solo): Dengan mengusung alasan memberantas minuman keras, seorang warga menjadi korban. Kejadian ini bermula saat belasan pemuda di Kampung Kusumodilagan, Kelurahan Joyosuran, Solo, Jawa Tengah, minum-minuman keras, Senin (17/3) malam. Sekelompok aktivias masjid menyerbu para pemuda tersebut. Karena perkelahian yang tidak seimbang, akhirnya para pemuda melarikan diri.

Namun, dua diantaranya, Heru Kipli dan Tri Joko, tak bisa lepas dari amukan massa. Keduanya terluka tebasan benda tajam. Beberapa saat setelah kejadian, kedua korban langsung dilarikan ke rumah sakit. Namun, naas nyawa Heri Kipli akhirnya tak tertolong. Sedangkan Tri Joko hingga kini masih kritis.



Bagaimana menurut Anda?

12 CommentsChronological   Reverse   Threaded
othersides wrote on Mar 17
pikiran yg sempit
dan fanatisme berlebihan

itulah...
jika pohon tak bisa menghasilkan, ada baiknya ia menyimpan sari untuk dirinya sendiri...

maaf, nyenggol, Om
hermsylar wrote on Mar 18
Setuju!!!!
Fanatisme sempit dan buta dari sebagian Islam ternyata berdampak sangat buruk bagi dunia Islam secara keseluruhan...

Sebagai seorang Muslim saya tegaskan, saya tidak setuju dengan paktek-praktek kekerasan dan terror dengan dalih apapun...
xeon555 wrote on Mar 18
yah,aku setuju,setiap liat acara tv terutama yg sedang nayangin aksi2 anarkis seperti bener2 bikin ngeri dan serem.Itulah kenapa banyak orang yg suka menafsirkan Islam sama dng kekerasan padahal itu adalah hal yg tidak benar.
Mudah2an semakin banyak umat Islam yg semakin mawas diri.
nhusase wrote on Mar 18
Ajaran Islam tidak mengajarkan kekerasan.
Fakta yg memojokkan umat Islam sebagai terorisme juga tidak 100% bener. bisa jadi yg mencari fakta-fakta tersebut justru teroris sebenarnya. Yg pasti Islam Bukan Terorisme dan Anda tidak perlu malu sebagai Muslim.

Kejadian di solo jawa tengah emang tidak perlu terjadi. dalam hal ini, kenapa yg sangat disorot kebrutalannya ya? kenapa aksi minum2an keras seakan dianggap hal yg tidak berdosa? Kita juga harus jeli melihat berita yg ada skrg.
Aku tidak setuju dengan kekerasan di Islam. Tapi aku juga tidak suka dengan orang yg minum2an keras. Itu diharamkan dalam Islam. Mnrt gw seharusnya aktivis masjid itu menegurlah terlebih dahulu. sekalian dakwah. ini sesuai dengan ajaran Rasulullah. Kalo ngga bisa barulah dengan sedikit keras, itu pun tidak sampai parah2 amat. Namun mnrt gw juga, sebaiknya pemuda2 itu juga ngga usah pake minum2an keras.
Ya wess lah.. Wallahua'lam bissawab...
cietoones wrote on Mar 18, edited on Mar 18
OKNUM...
Marilah kita belajar Islam lebih dalam utk kdamaian diri kita PRIBADI dahulu.
hermsylar wrote on Mar 18
saya bukannya sok suci atau menggrurui, tapi alangkah baiknya bila kita semua bisa menahan diri, untuk tidak main hakim sendiri dan menyerahkan semuanya kepada mereka yang berwenang....
cietoones wrote on Mar 18
seppp itulah islam....mufakat atas dasar cinta pdNya.
btw Tulisan kamu bagus n perlu paling 'gak utk saya kok... piss brow
hermsylar wrote on Mar 18
seppp itulah islam....mufakat atas dasar cinta pdNya.
btw Tulisan kamu bagus n perlu paling 'gak utk saya kok... piss brow
Thanks....
adeenz wrote on Mar 28
yah..

yang keras bukan ISLAMnya kok...
tp org2 yg ngakunya ISLAM....
_____________________________

Saya bangga jadi orang muslim
hermsylar wrote on Mar 28
adeenz said
yah..

yang keras bukan ISLAMnya kok...
tp org2 yg ngakunya ISLAM....
_____________________________

Saya bangga jadi orang muslim
saia malu atas apa yang mereka lakukan....
bukan karena agama-nya...tapi para pelakunya yang bersembunyi dibalik agama....
otakpilihan wrote on Mar 30
saya pikir anda semua ini korban dari persekongkolan kospirasi jahat.anda mendapatkan berita yg jauh dari kebenaran.wajar saja jika anda salah dalam menyimpulkan.karena data yg anda miliki salah.kemudian data tsb anda gunakan untuk menganalisa.hasil analisa pastilah salah.kebetulan saya adalah sahabat kental kipli (korban). Dalam hal ini kipli sebenarnya bukan korban, melainkan pelaku yang akan membunuh salah satu aktifis masjid dana akan melakukan pengrusakan masjid.adapun aktifis2 yg ada adalah aktifis yg membela rumah Tuhan dr amukan preman.akhirnya para penjahat gagal melakukan kekejiannya.justru pembela kebenaran inilah yang dikorbankan, dan dituduh melakukan pengroyokan terhadap kipli.silahkan anda teliti apa yg saya sampaikan ini.terima kasih
hermsylar wrote on Apr 1
saya pikir anda semua ini korban dari persekongkolan kospirasi jahat.anda mendapatkan berita yg jauh dari kebenaran.wajar saja jika anda salah dalam menyimpulkan.karena data yg anda miliki salah.kemudian data tsb anda gunakan untuk menganalisa.hasil analisa pastilah salah.kebetulan saya adalah sahabat kental kipli (korban). Dalam hal ini kipli sebenarnya bukan korban, melainkan pelaku yang akan membunuh salah satu aktifis masjid dana akan melakukan pengrusakan masjid.adapun aktifis2 yg ada adalah aktifis yg membela rumah Tuhan dr amukan preman.akhirnya para penjahat gagal melakukan kekejiannya.justru pembela kebenaran inilah yang dikorbankan, dan dituduh melakukan pengroyokan terhadap kipli.silahkan anda teliti apa yg saya sampaikan ini.terima kasih
terimakasih atas informasinya....
mari kita bangun citra islam yang baik bersama-sama....
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help